• sman25bandungofficial@sman25bandung.sch.id
  • Telepon : 022-7560119
News Photo

PROFILE SEKOLAH

  • KONTEN MENU
  • 13 Oktober, 2020

 

A.     Sejarah singkat SMA Negeri 25 Kota Bandung

SMA Negeri 25 Bandung didirikan pada tahun 1981 yang awalnya merupakan Kelas Jauh (KJ) dari SMA Negeri Baleendah Kabupaten Bandung. Tahun 1983 berubah nama menjadi SMA Negeri Buahbatu Kabupaten Bandung menempati gedung baru di kawasan Baturaden Margacinta.

Sejalan dengan pemekaran Kota Bandung, maka SMA ini menjadi SMA Negeri Buahbatu Kota Bandung pada Tahun 1989. Tahun 1996 berubah lagi namanya menjadi SMA Negeri 25 Kota Bandung. Bersamaan dengan berlakunya otonomi daerah SMA Negeri 25 Bandung beralih pengelolaan dari Departemen Pendidikan Nasional ke Pemerintah Kota Bandung. SMA Negeri 25 Bandung terletak di wilayah Bandung Tenggara, tepatnya di Jalan Baturaden VIII No. 21 Ciwastra, Kecamatan Rancasari Kota Bandung. Pada awal tahun 2018 pengelolaan beralih kembali dari Pemerintahan Kota Bandung ke Pemerintahan Daerah Provinsi Jawa Barat.

Sejak 1981 hingga 2020 SMA Negeri 25 Bandung sudah mengalami kepemimpinan 14 Kepala Sekolah. Pimpinan sekolah yang pernah bertugas di SMA Negeri 25 sejak awal berdirinya sampai dengan sekarang adalah sebagai berikut.

 

Tabel 2.1

Daftar Kepala Sekolah SMA Negeri 25 Bandung


No.

Nama Kepala Sekolah

Periode Jabatan

Status

1.

Drs. Rasidi

1981 - 1985

Definitif

2.

Drs. Satya Prijatna K.

1985 - 1990

Definitif

3.

Drs. Odas Djamudin

1990 - 1991

Definitif

4.

Drs. Moch. Abidin

1991 - 1994

Definitif

5.

Drs. Ansor

1994 - 1997

Definitif

6.

Dra. Hj. Ana Rostiana

1997 - 1999

Definitif

7.

Drs. Sobir, M.Sc.

1999 - 2002

Definitif

8.

Drs. Nanang Krisnayadi

2002 - 2005

Definitif

9.

Drs. Ujang Sutiana, M.M.Pd.

2005 - 2012

Definitif

10.

Dr. Andang Segara, M.M.Pd.

2012 - 2016

Definitif

11.

Drs. Dedi Suryadi

2016 – 2017

Pelaksana Tugas

12.

Drs. Wardoyo, M.M.Pd.

2017 - 2017

Pelaksana Tugas

13.

Drs. Warya Aris Purmama, MM.

2017 - 2020

Definitif

14.

Hj. Siti Nurmala, S.Pd., M.M.Pd.

2020 - Sekarang

Definitif

 

1)     Tujuan SMA Negeri 25 Kota Bandung

Secara umum tujuan SMA Negeri 25 Bandung adalah mewujudkan sekolah unggul prestasi dengan lingkungan pendidikan yang religius dengan tolak ukur, menuju Sekolah Standar Nasional. Merujuk pada tujuan Pendidkan Nasional, SMA Negeri 25 Bandung berusaha keras melaksanakam kegiatan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwa peserta didik kepada Allah SWT. Meningkatkan akhlak mulia, kepribadian peserta didik sebagai bangsa Indonesia yang memiliki budaya luhur. Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan keterampilan peserta didik sehingga mampu mandiri, serta mampu memecahkan masalah hidupnya.  Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan keterampilan peserta didik sehingga mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Meningkatkan kesadaran sebagai peserta didik sebagai warga Jawa Barat untuk dapat mengembangkan dan melestarikan budaya sunda.

Adapun tujuan SMA Negeri 25 Bandung secara rinci, meliputi:

a)     Tujuan Umum

1.     Mempersiapkan peserta didik yang cerdas, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia.

Sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, manusia memiliki ketergantungan mutlak terhadap Tuhannya. Kemampuan menjalin hubungan  baik dengan Tuhan, menghasilkan pribadi yang santun berbudi pekerti tinggi. Pembelajaran kecerdasan spiritual dilaksanakan dengan praktek keagamaan yang simultan, teratur, dan ikhlas. Strategi ini direfleksikan dengan aktifitas keagamaan.

2.     Menanamkan kepada peserta didik sikap ulet dan gigih dalam berkompetisi, beradaptasi dengan lingkungan dan mengembangkan sikap sportivitas.

Mewujudkan SMA Negeri 25 Bandung sebagai lingkungan pendidikan yang menjadi tujuan pembanding bagi sekolah lain. Agar strategi ini berhasil, nilai-nilai keteladanan berdasarkan prinsip-prinsip universal yang berlaku di alam semesta ditampilkan dihadapan siswa yang sedang melaksanakan proses belajar.

3.     Membangun sekolah sehat dan berbudaya lingkungan sehingga dapat turut bertanggung jawab atas pencegahan, penyelamatan kerusakan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Mengembangkan SMA Negeri 25 Bandung sebagai “Sekolah Hijau” yang asri dan lestari sehingga bermanfaat bagi lingkungan. Menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan tenang untuk menambah suasana belajar. Mewujudkan warga sekolah yang peduli lingkungan dan melestarikan budaya Parahyangan (budaya Sunda). Integrasi pendidikan menumbuhkembangkan budaya dan karakter yang mempunyai ciri khas yang beda dengan sekolah lain.

4.     Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu bersaing dan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Keberhasilan proses belajar berbanding lurus dengan tingkat daya serap berbagai ilmu pengetahuan yang dipelajari di sekolah, semakin tinggi daya serap menghasilkan produk pendidikan semakin baik. Sekolah yang berkualitas memiliki peluang lebih tinggi untuk berhasil dibandingkan dengan sekolah yang kualitasnya lebih rendah. Makin cerdas emosi makin baik menata diri dan menjalin hubungan dengan orang lain, makin terbuka peluang mencapai kesuksesan hidup.

Menciptakan lulusan yang memiliki keterampilan khusus yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat di kemudian hari Mewujudkan jumlah lulusan yang berkualitas sehingga prosentase yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri semakin besar.

5.     Mempersiapkan peserta didik agar menjadi manusia yang berkepribadian, cerdas, berkualitas dan berprestasi dalam bidang olahraga dan seni.

Siswa adalah manusia yang dibekali kecerdasan intelektual untuk menguasai ilmu dan teknologi, disisi lain mereka memiliki potensi emosional yang mutlak harus ditumbuhkembangkan mengiringi kecerdasan intelektualnya. Kecerdasan emisional mencakup kemampuan mengatur diri (self-control) dan membangun hubungan dengan manusia serta alam tempat hidupnya. Sekolah mewadahi pengembangan bakat yang bisa meningkatkan kreativitas dan prestasi anak baik itu dalam olah raga maupun seni.

6.     Membekali peserta didik agar memiliki keterampilan teknologi informasi dan komunikasi serta mampu mengembangkan diri secara mandiri.

Mewujudkan SMA Negeri 25 Bandung sebagai salah satu SMA yang memiliki kemandirian dalam pengembangan dan pengelolaan dengan berpola pada Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Sehebat apapun Ilmu pengetahuan yang disampaikan di sekolah tidak akan mampu memenuhi seluruh kebutuhan untuk hidup di dunia nyata dengan beragam karakter dari masyarakatnya. Oleh sebab itu, kemandirian belajar pada siswa harus dimiliki guna menyerap pengetahuan lain diluar sekolah untuk bekal hidup di masyarakat. Sekolah memfasilitasi berbagai kegiatan pengayaan wawasan siswa baik formal maupun non formal. Menciptakan peserta didik unggul yang berkarakter budaya bangsa.

7.     Menumbuhkan kepercayaan dan kepedulian alumni untuk bekerjasama dan berperan aktif dalam mewujudkan nama besar sekolah.

Semua segi kehidupan terikat oleh pergerakan waktu yang berjalan cepat tanpa kompromi, siapapun yang pandai memanfaatkan waktu akan lebih berhasil mencapai kesuksesan hidup dibandingkan dengan yang melalaikannya. Pemanfaatan waktu diartikan sebagai mengisi waktu dengan berbagai kegiatan yang bernilai tinggi sehingga bisa memajukan sekolah menjadi besar dan terkenal di masyarakat. Jam belajar diupayakan optimal dengan tetap mempertimbangkan ketersedian energi dan kekuatan berfikir peserta didik. Menciptakan hubungan yang erat dengan pihak alumni sebagai kekuatan yang erat untuk menumbuhkan rasa silaturahmi yang kekal tanpa pamrih.

 

b)     Tujuan Khusus

1.     Dalam rangka meningkatkan Mutu lulusan yang berkualitas tinggi, unggul dan kreatif di berbagai bidang perlu adanya Pelaksanaan Pembinaan Prestasi diantaranya Pemantapan Siswa Kelas XII sebagai salah satu usaha untuk mendeteksi tingkat kesiapan siswa dalan menghadapi ujian nasional yang dapat mencapai perolehan nilai kuantitatif dan meningkatkan kehandalan output sekolah yang dapat dibanggakan. Pelaksanaan Pembinaan Prestasi Kelas XII dalam  mewujudkan Melatih mental siswa agar mereka siap menghadapi ujian nasional, Melatih dan membiasakan kepribadian diri siswa kelas XII  dengan soal-soal yang mendekati atau sama dengan materi dan tingkat kesulitan soal yang terdapat pada Ujian Nasional; sehingga dapat meningkatkan nilai standar kelulusan.

2.     Memberikan pelayan Bimbingan Belajar dan Pembelajaran Singkat kepada siswa X, XI dan XII untuk dapat meningkatkan kehandalan kemandirian belajar siswa, dan pelayanan yang lebih intensif kepada Tenaga Pendidik/ Kependidikan   melalui Penyediaan Sarana dan Prasarana Pusat Sumber Belajar  Online.

3.     Memberikan kesempatan pelayan yang lebih intensif, pelayanan secara merata dalam kegiatan Tutorial Teman Sejawat dan Pelatihan-Pelatihan dan MGMP untuk meningkatkan Kinerja Sumber Daya Tenaga Pendidik Kependidikan.

4.     Berprestasi dalam berbagai Olimpiade di bebagai mata pelajaran, olah raga, seni dan religi dan ekstra kurikuler lainnya.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan atau saran mengenai Website SMAN 25 Bandung